Panduan Cara Daftar NPWP Online Lewat HP, Gampang!

Panduan Cara Daftar NPWP Online Lewat HP, Gampang!

Sedang bingung bagaimana cara daftar NPWP online lewat HP karena tak sempat datang langsung ke kantor pajak? Jangan khawatir, Androhax punya jawabannya untuk kamu!

Memahami dan mematuhi ketentuan perpajakan adalah kewajiban yang penting bagi setiap warga negara. Dalam rangka memenuhi kewajiban ini, langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah mendaftarkan diri untuk mendapatkan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Berikut adalah panduan yang lebih detail dan rinci mengenai cara daftar NPWP online lewat HP yang dapat kamu ikuti. Yuk, disimak!

Syarat Pendaftaran NPWP

Jika kamu berencana untuk membuat NPWP, kamu dapat melakukan cara daftar NPWP online lewat HP, yang tentunya lebih mudah dan praktis.

Namun, sebelum memulai proses ini, ada beberapa dokumen penting yang harus kamu siapkan terlebih dahulu. Berikut adalah rincian dari dokumen yang diperlukan berdasarkan kategori wajib pajak:

  1. Wajib Pajak Orang Pribadi yang Tidak Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas

Pada kategori ini, dokumen yang diperlukan adalah sebagai berikut:

  • Kartu Identitas (KTP): Ini adalah dokumen utama yang diperlukan bagi Warga Negara Indonesia (WNI). KTP berfungsi sebagai bukti identitas resmi yang mencantumkan detail penting seperti nama, alamat, dan tanggal lahir.
  • Paspor dan KITAS/KITAP: Bagi Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Indonesia, mereka harus menyediakan paspor yang masih berlaku, bersama dengan KITAS (Kartu Izin Tinggal Terbatas) atau KITAP (Kartu Izin Tinggal Tetap) sebagai bukti legalitas tinggal mereka di Indonesia.
  1. Wajib Pajak Orang Pribadi yang Menjalankan Usaha atau Pekerjaan Bebas atau Pengusaha Tertentu

Untuk kategori ini, dokumen yang diperlukan meliputi:

  • Kartu Identitas (KTP): Sama seperti kategori sebelumnya, KTP diperlukan sebagai identitas resmi bagi WNI.
  • Paspor dan KITAS/KITAP: Ini adalah dokumen yang diperlukan bagi WNA yang menjalankan usaha atau pekerjaan bebas di Indonesia.
  • Dokumen Izin Kegiatan Usaha: Ini adalah dokumen yang diterbitkan oleh instansi berwenang yang menunjukkan bahwa usaha atau pekerjaan bebas yang kamu jalankan telah mendapatkan izin resmi. Alternatif lain adalah surat keterangan tempat kegiatan usaha atau pekerjaan bebas dari pejabat pemerintah daerah, setidaknya dari Lurah atau Kepala Desa.
  1. Wajib Pajak Orang Pribadi dengan Status Wanita Kawin yang Dikenai Pajak Terpisah dari Suami

Pada kategori ini, dokumen yang diperlukan adalah:

  • Kartu Identitas (KTP): Sebagai identitas resmi bagi WNI.
  • Paspor dan KITAS/KITAP: Dokumen ini diperlukan bagi WNA yang memiliki status kawin di Indonesia.
  • Fotokopi Kartu NPWP Suami: Sebagai bukti bahwa suami juga telah terdaftar sebagai wajib pajak.
  • Fotokopi Kartu Keluarga: Dokumen ini mencantumkan detail anggota keluarga, yang membuktikan status pernikahan kamu.
  • Fotokopi Surat Perjanjian Pemisahan Penghasilan dan Harta atau Surat Pernyataan: Dokumen ini menegaskan keinginan kamu untuk melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan secara terpisah dari hak dan kewajiban perpajakan suami.

Dengan mempersiapkan dokumen-dokumen ini dengan baik, kamu akan dapat melalui cara daftar NPWP online lewat HP dengan lancar.

Cara Daftar NPWP Online Lewat HP

Dalam era digital saat ini, proses administrasi pemerintah semakin mudah dan cepat dilakukan secara online, termasuk dalam hal pendaftaran Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Jika kamu berencana untuk mendaftarkan NPWP, kamu tidak perlu lagi datang langsung ke kantor pajak.

Kamu bisa melakukan cara daftar NPWP online lewat HP. Berikut adalah panduan rinci untuk cara daftar NPWP online lewat HP:

  • Mengakses Laman Resmi: Buka browser di HP kamu dan kunjungi laman resmi Direktorat Jenderal Pajak di https://ereg.pajak.go.id/daftar. Pastikan kamu memiliki koneksi internet yang stabil.
  • Persiapan Dokumen: Sebelum memulai proses cara daftar NPWP online lewat HP, siapkan dokumen-dokumen penting seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku. Pastikan data pada dokumen tersebut sesuai dan terbaru.
  • Pendaftaran Akun: Di halaman utama, kamu akan menemukan tombol “Daftar Akun”. Klik tombol tersebut dan masukkan alamat email yang aktif. Selanjutnya, masukkan kode Captcha yang ditampilkan untuk verifikasi.
  • Verifikasi Email: Setelah mengklik tombol “Daftar”, cek inbox email kamu. Kamu akan menerima email verifikasi dari Direktorat Jenderal Pajak. Klik link yang disertakan dalam email tersebut untuk melanjutkan proses pendaftaran.
  • Pengisian Data Identitas: Setelah verifikasi email, kamu akan diarahkan kembali ke laman pendaftaran. Di sini, kamu harus mengisi data identitas sesuai dengan dokumen yang telah disiapkan.
  • Link Aktivasi: Setelah mengisi data, kamu akan menerima email lain yang berisi link aktivasi. Klik link tersebut dan login menggunakan email yang telah didaftarkan.
  • Pemilihan Jenis Wajib Pajak: Pilih kategori wajib pajak yang sesuai, yaitu “orang pribadi”. Lengkapi data tambahan yang diminta seperti nama, nomor HP, dan alamat email.
  • Pernyataan: Setelah mengisi semua data, buatlah pernyataan dengan mencentang pada kolom yang telah disediakan.
  • Pemilihan Tarif: Jika penghasilan usaha kamu kurang dari Rp4,8 miliar per tahun, kamu memiliki opsi untuk memilih tarif sendiri.
  • Permintaan Token: Sebagai langkah verifikasi tambahan, kamu harus meminta token dengan mengisi Captcha yang ditampilkan. Setelah itu, klik tombol “Submit”.
  • Pengiriman Kode Token: Kode token akan dikirimkan ke email kamu. Salin kode tersebut dan tempelkan di laman www.ereg.pajak.go.id. Kemudian, tekan tombol “Kirim” untuk mengonfirmasi.
  • Penerimaan NPWP: Setelah semua langkah di atas selesai, NPWP akan dikirimkan ke alamat yang kamu daftarkan sebagai Wajib Pajak melalui layanan Pos.
  • Pembuatan EFIN: Dengan NPWP yang sudah kamu miliki, kamu dapat melanjutkan untuk membuat EFIN. EFIN ini nantinya akan digunakan untuk login di akun pajak online kamu.

Dengan mengikuti langkah cara daftar NPWP online lewat HP di atas dengan teliti, kamu akan dengan mudah memiliki NPWP tanpa harus mengunjungi kantor pajak.

Tahapan dan Jangka Waktu Permohonan Elektronik NPWP

Berikut adalah penjelasan rinci mengenai jangka waktu dan tahapan yang terkait dengan permohonan elektronik NPWP:

  1. Pembuatan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE)

Setelah kamu sebagai Wajib Pajak menyelesaikan pengisian Aplikasi Registrasi melalui sistem cara daftar NPWP online lewat HP, Kantor Pelayanan Pajak akan segera memproses permohonan kamu.

Sebagai bukti bahwa permohonan telah diterima dan sedang diproses, kamu akan diberikan Bukti Penerimaan Elektronik (BPE).

Dokumen ini menjadi tanda bahwa aplikasi kamu telah diterima dan sedang dalam tahap review.

  1. Penerbitan NPWP

Setelah pemberian BPE, proses selanjutnya adalah penerbitan NPWP. Proses cara daftar NPWP online lewat HP ini dilakukan dengan cepat dan efisien.

Kamu tidak perlu menunggu lama, karena NPWP akan diterbitkan paling lambat dalam jangka waktu 1 (satu) hari kerja setelah penerbitan BPE.

  1. Pencetakan Kartu NPWP

Setelah NPWP diterbitkan, langkah selanjutnya adalah pencetakan kartu NPWP. Kartu ini berfungsi sebagai identitas resmi kamu sebagai Wajib Pajak.

Proses pencetakan kartu ini juga dilakukan dengan cepat, yaitu paling lama 1 (satu) hari kerja setelah penerbitan NPWP.

  1. Pengiriman Kartu NPWP

Setelah kartu NPWP dicetak, kartu tersebut akan segera dikirimkan kepada kamu.

Ada beberapa metode pengiriman yang digunakan oleh Kantor Pelayanan Pajak, yaitu melalui alamat email, layanan pos, atau melalui perusahaan jasa ekspedisi dan jasa kurir.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kartu NPWP sampai ke tangan kamu dengan aman dan tepat waktu.

Dengan sistem permohonan elektronik yang telah diterapkan, proses cara daftar NPWP online lewat HP dan penerbitan NPWP menjadi lebih mudah dan cepat.

Hal ini tentunya membantu kamu sebagai Wajib Pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan dengan lebih efisien.

Selalu pastikan untuk memeriksa dan memastikan data yang kamu masukkan dalam aplikasi registrasi adalah benar dan akurat agar proses dapat berjalan lancar.

Penyebab Gagal Daftar NPWP Online Lewat HP

Cara daftar NPWP online lewat HP memang memberikan kemudahan bagi banyak orang.

Namun, ada kalanya proses registrasi ini mengalami kendala dan gagal. Ada beberapa alasan yang mungkin menjadi penyebab kegagalan dalam proses registrasi NPWP.

Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai alasan-alasan tersebut:

  1. Tidak Ada Konfirmasi/Aktivasi Email

Saat kamu melakukan cara daftar NPWP online lewat HP, salah satu langkah penting yang harus dilakukan adalah verifikasi email.

Kamu akan mengirimkan link aktivasi ke alamat email yang kamu daftarkan.

Kesalahan yang sering terjadi adalah pendaftar menggunakan alamat email yang salah, tidak aktif, atau lupa memverifikasi email tersebut.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu memeriksa inbox atau folder spam email kamu dan klik tautan aktivasi yang diberikan untuk melanjutkan proses registrasi.

  1. Password Salah

Kesalahan dalam memasukkan atau mengulang kata sandi saat pendaftaran juga menjadi salah satu penyebab kegagalan. Penting bagi kamu untuk memastikan bahwa kata sandi yang dimasukkan sesuai dan mudah diingat.

  1. Alamat Tidak Sesuai KTP

Kesalahan lain yang sering terjadi adalah ketidaksesuaian alamat yang dimasukkan dengan alamat yang tertera di KTP. Pastikan untuk selalu memeriksa dan memastikan bahwa detail alamat yang kamu masukkan sesuai dengan KTP.

  1. Tidak Memenuhi Persyaratan

Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat lakukan cara daftar NPWP online lewat HP.

Misalnya, kamu harus memiliki KTP yang masih berlaku, memasukkan penghasilan (jika ada), mengunggah KTP dengan format yang benar, dan mengisi formulir dengan benar.

Kegagalan memenuhi salah satu atau beberapa persyaratan ini dapat menyebabkan kegagalan dalam proses pendaftaran.

  1. Belum Memperbarui NIK dan KK

Perubahan status atau kondisi tertentu bisa menyebabkan perubahan pada nomor NIK atau KK. Banyak orang yang belum menyadari hal ini dan mengalami kegagalan saat pendaftaran karena data NIK atau KK yang dimasukkan tidak valid.

Solusi Jika Registrasi Pajak Gagal

Jika kamu mengalami kegagalan saat proses registrasi, jangan khawatir. Berikut adalah beberapa solusi yang bisa kamu coba:

  • Mengisi Formulir dengan Lengkap: Pastikan untuk selalu mengisi setiap bagian formulir dengan lengkap dan sesuai dengan data yang ada di KTP.
  • Aktivasi Email: Jika kamu belum menerima email aktivasi, cek kembali alamat email yang kamu masukkan dan pastikan untuk memverifikasinya.
  • Pastikan Data Pribadi Sudah Diperbarui: Jika kamu merasa data NIK atau KK kamu mungkin telah berubah, segera lakukan verifikasi dan validasi ke Dukcapil atau Kantor Pajak terdekat. Dengan memastikan data pribadi kamu valid, proses pendaftaran NPWP akan berjalan lebih lancar.

Dengan memahami alasan-alasan kegagalan dan solusi yang dapat dilakukan, kamu dapat memastikan proses cara daftar NPWP online lewat HP berjalan dengan lancar dan sukses.

Selalu pastikan untuk memeriksa dan memastikan semua data yang dimasukkan adalah benar dan akurat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like