2 Cara Mengatasi HP Xiaomi Bootloop (Stuck di Logo) [Update Terbaru]

2 Cara Mengatasi HP Xiaomi Bootloop (Stuck di Logo) [Update Terbaru]
Sumber gambar: Google

Hp Xiaomi bootloop adalah masalah yang cukup umum dihadapi oleh banyak pengguna, dan dapat menjadi sumber frustrasi yang besar.

Masalah ini terjadi ketika ponsel terjebak dalam siklus restart yang tak berujung, sering kali hanya menampilkan logo MI atau Android.

Xiaomi, sebuah merek ponsel yang terkenal di Indonesia, memiliki jumlah pengguna yang sangat besar. Meskipun begitu, tak jarang pengguna menghadapi masalah saat menggunakan perangkat ini.

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh banyak pengguna ponsel Android ini adalah Bootloop, yaitu kondisi di mana ponsel terjebak dalam proses penghidupan ulang yang tak kunjung selesai.

Kasus ini biasanya ditandai dengan ponsel yang terjebak atau ‘mentok’ pada layar logo MI selama proses booting. Fenomena ini seringkali menimbulkan rasa takut dan kekhawatiran bagi banyak pengguna.

Memang, situasi seperti ini sangat mengkhawatirkan, karena kita tidak dapat menggunakan ponsel atau mengakses data di dalamnya.

Namun, sebelum Anda, para pembaca Androhax, membawa ponsel Anda ke toko servis, mungkin ada baiknya mencoba memperbaikinya sendiri terlebih dahulu.

Dengan melakukan perbaikan sendiri, Anda dapat menghemat biaya yang mungkin tidak sedikit.

Dalam artikel ini, Androhax akan menjelaskan mengapa kasus ini sering terjadi dan bagaimana cara mengatasinya.

Selain itu, Androhax juga akan memberikan panduan sederhana untuk mengembalikan ponsel Xiaomi Anda ke kondisi normal kembali.

Penyebab Xiaomi Stuck di Logo (Bootloop)

Masalah bootloop pada ponsel Xiaomi biasanya muncul ketika terjadi kesalahan dalam proses booting perangkat.

Ada berbagai faktor yang bisa menyebabkan masalah ini, mulai dari file aplikasi yang rusak, kesalahan instalasi, infeksi malware, hingga bug pada sistem operasi MIUI.

Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai beberapa penyebab umum dari masalah bootloop pada HP Xiaomi:

  • Bug pada Sistem Android (MIUI) – Terkadang, sistem operasi Android yang digunakan Xiaomi (MIUI) mungkin mengandung bug yang bisa menyebabkan perangkat mengalami bootloop.
  • Proses Rooting yang Gagal – Beberapa pengguna Xiaomi mungkin mencoba melakukan rooting untuk mendapatkan fitur dan kustomisasi yang lebih banyak. Namun, proses ini berisiko tinggi dan Xiaomi tidak akan bertanggung jawab jika terjadi kerusakan akibat proses rooting.
  • Penggunaan Custom ROM yang Bermasalah – Meskipun penggunaan Custom ROM diperbolehkan pada HP Xiaomi, jika ROM yang digunakan memiliki masalah, risiko kerusakan sistem seperti bootloop dan aplikasi yang tidak dapat dibuka bisa terjadi.
  • Kerusakan pada Komponen IC eMMC – eMMC (Embedded MultiMediaCard) adalah memori internal yang terdapat pada smartphone dan tablet Android, termasuk Xiaomi. Komponen ini vital dalam menyimpan data ponsel seperti sistem, aplikasi, firmware, dan data pengguna. Jika komponen ini rusak, ponsel mungkin akan sering mengalami bootloop atau gagal masuk ke Mi Recovery.

Selain faktor-faktor di atas, masalah bootloop juga bisa disebabkan oleh data firmware yang korup, kerusakan pada komponen eMMC, dan sejumlah alasan lainnya.

Memahami penyebab-penyebab ini penting agar pengguna dapat mengambil tindakan pencegahan dan penanganan yang tepat jika menghadapi masalah bootloop.

Beberapa Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Tindakan

Ada beberapa hal yang harus dipahami dari berbagai aspek, karena tindakan yang akan dilakukan dapat memberikan dampak baik dan buruk tergantung bagaimana kesuksesan tindakan yang dilakukan.

Diantara hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu sebagai berikut:

Peringatan dan Risiko

Sebelum melakukan reset factory atau flash firmware, penting untuk menyadari risiko yang mungkin terjadi.

Proses ini dapat menghapus semua data pribadi dan aplikasi yang terinstal.

Selain itu, jika dilakukan dengan tidak benar, dapat menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada perangkat.

Panduan Cadangan Data

Sebelum melakukan tindakan drastis seperti reset factory atau flash firmware, pastikan untuk mencadangkan semua data penting seperti kontak, foto, dokumen, dll.

Anda dapat menggunakan layanan cloud atau menyimpannya di komputer atau perangkat penyimpanan eksternal.

Alternatif Solusi Lain

Jika Anda ragu untuk melakukan reset factory atau flash firmware, Anda mungkin ingin mencoba solusi lain seperti:

  1. Membersihkan cache
  2. Memeriksa pembaruan perangkat lunak
  3. Menghubungi dukungan teknis Xiaomi

Rekomendasi Pusat Layanan

Untuk masalah yang lebih serius atau jika Anda tidak nyaman melakukan perbaikan sendiri, pertimbangkan untuk membawa ponsel Anda ke pusat layanan resmi Xiaomi atau teknisi terpercaya.

Panduan Pemilihan Firmware

Jika Anda memilih untuk melakukan flash firmware, pastikan untuk memilih versi firmware yang sesuai dengan model dan versi ponsel Anda.

Firmware yang salah dapat menyebabkan masalah lebih lanjut.

Perlu diingat bahwa beberapa tindakan, seperti rooting atau flashing ROM yang tidak resmi, mungkin dapat membatalkan garansi ponsel Anda. Pastikan untuk memeriksa kebijakan garansi sebelum melanjutkan.

Dengan menambahkan informasi ini, pembahasan tentang masalah bootloop pada ponsel Xiaomi menjadi lebih komprehensif dan informatif, membantu pengguna dalam mengatasi masalah ini dengan cara yang aman dan efektif.

Untuk mengatasi masalah bootloop pada ponsel Xiaomi, ada beberapa solusi yang dapat diterapkan. Solusi ini bisa disesuaikan dengan jenis dan tingkat keparahan bootloop, serta tipe ponsel Xiaomi yang Anda miliki.

Penting untuk diingat bahwa masalah bootloop tidak bersifat monolitik, melainkan terbagi menjadi tiga kategori berbeda, masing-masing dengan karakteristik dan solusi yang berbeda.

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut tentang masing-masing jenis bootloop:

  • Bootloop Ringan – Dalam kasus ini, ponsel Xiaomi Anda masih dapat menyala dan masuk ke menu utama, tetapi hanya bertahan sebentar sebelum restart lagi. Ini adalah bentuk bootloop yang paling mudah diatasi dan biasanya tidak memerlukan intervensi teknis yang serius.
  • Bootloop Sedang – Pada tingkat ini, saat dinyalakan, ponsel akan terjebak di logo MI atau Android, namun masih bisa masuk ke menu Mi Recovery atau TWRP. Ini menunjukkan masalah yang lebih serius dan mungkin memerlukan bantuan teknis atau solusi perangkat lunak khusus untuk mengatasinya.
  • Bootloop Berat – Ini adalah bentuk bootloop yang paling serius, di mana ponsel terjebak di logo MI atau Android dan tidak bisa masuk ke menu Mi Recovery atau TWRP sama sekali. Dalam kasus ini, Anda mungkin perlu membawa ponsel Anda ke pusat layanan profesional untuk perbaikan.

Memahami jenis bootloop yang Anda hadapi adalah langkah pertama dalam menemukan solusi yang tepat.

Dengan pengetahuan ini, Anda dapat menentukan langkah terbaik untuk mengembalikan ponsel Anda ke kondisi normal.

Cara Pertama: Melakukan Pengaturan Pabrik (Reset Factory)

Jika Anda menghadapi masalah bootloop pada ponsel Xiaomi Anda, salah satu solusi yang dapat dicoba adalah melakukan Reset Factory atau pengaturan ulang ke kondisi pabrik.

Melakukan Reset Factory akan mengembalikan semua pengaturan dan data ponsel ke kondisi awal, seolah-olah Anda baru saja membelinya.

Berikut adalah langkah-langkah sederhana untuk melakukan Reset Factory pada ponsel Xiaomi Anda:

  1. Persiapan Awal: Karena ponsel Anda tidak dapat dihidupkan, langkah pertama adalah menekan tombol volume atas dan tombol power secara bersamaan.
  2. Masuk ke Mode Recovery: Tahan kedua tombol tersebut sebentar dan lepaskan saat logo MI muncul. Ini akan membawa Anda ke mode Mi Recovery.
  3. Navigasi Menu: Dalam mode Mi Recovery, Anda dapat menggunakan tombol Power untuk memilih dan mengklik opsi yang diinginkan.
  4. Pilihan Reset: Anda akan disajikan dengan pilihan “Reboot System Now” untuk me-reset ulang ponsel Xiaomi Anda. Pilih opsi ini untuk melanjutkan.
  5. Konfirmasi dan Tunggu: Klik “Yes” untuk mengkonfirmasi proses reset dan tunggu sampai proses selesai. Ini mungkin memerlukan beberapa menit.
  6. Kembali ke Menu Utama: Setelah selesai, ponsel Anda akan menampilkan menu utama, sama seperti saat Anda pertama kali membuka ponsel.
  7. Pengaturan Akun: Anda akan diminta untuk mengatur beberapa akun, seperti Google dan akun Xiaomi, untuk memulihkan fungsionalitas penuh dari ponsel Anda.

Cara Kedua: Melakukan flash firmware lewat PC

Solusi kedua yang dapat Anda coba untuk mengatasi masalah bootloop pada ponsel Xiaomi adalah dengan melakukan proses flash firmware.

Firmware adalah perangkat lunak permanen yang terprogram di dalam memori perangkat, berfungsi sebagai pengendali utama perangkat keras.

Untuk melakukan proses ini, Anda akan memerlukan akses ke komputer desktop, yang bisa berupa laptop atau PC.

Anda juga akan memerlukan alat khusus bernama Mi Flash Tool, yang dirancang khusus untuk mem-flash firmware atau Stock ROM Xiaomi.

Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk melakukan proses flash:

  1. Mengunduh Mi Flash Tool: Buka link www.xiaomiflash.com dan klik “Download” untuk menginstal aplikasi di desktop PC Anda.
  2. Masuk ke Mode Fastboot: Pada ponsel Xiaomi Anda, masuk ke menu fastboot dengan menekan tombol volume dan power secara bersamaan.
  3. Hubungkan Ponsel ke Laptop: Gunakan kabel data yang sesuai untuk menghubungkan ponsel Xiaomi Anda ke laptop.
  4. Buka Aplikasi Mi Flash Tool: Pada aplikasi yang sudah terbuka, klik menu “Flash all.”
  5. Ikuti Petunjuk di Desktop: Ikuti petunjuk yang muncul di desktop Anda hingga proses flash selesai.
  6. Lakukan Boot pada HP: Setelah proses selesai, lakukan boot pada ponsel Anda hingga sistem dapat terbuka kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like