3 Cara Mengetahui Hp Sudah Diroot atau Belum dengan Jitu

3 Cara Mengetahui Hp Sudah Diroot atau Belum dengan Jitu
Cara Mengetahui Hp Sudah Diroot atau Belum | Sumber Gambar: Androhax

Ingin tahu bagaimana cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak? Tak perlu bingung, di sini ada jawabannya!

Rooting Hp Android banyak dilakukan pengguna Hp Android yang ingin mendapatkan performa yang lebih di ponsel mereka.

Entah itu untuk menginstal Custom ROM yang memberikan tampilan dan fitur baru, atau aplikasi tweak yang memaksimalkan performa ponsel.

Namun, tak semua jalan mulus saat kamu ingin melakukan rooting.

Beberapa metode populer seperti TWRP/CWM atau Kingroot yang bisa kamu temui online, terkadang tak mampu memberikan hasil rooting yang sempurna di beberapa tipe ponsel.

Kamu mungkin bertanya-tanya, bagaimana cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak dengan benae, kan?

Tenang, di artikel kali ini, kami akan memandu kamu langkah demi langkah untuk memeriksa status rooting ponselmu.

Bagaimana Cara Mengetahui HP Sudah Diroot atau Tidak?

Mungkin kamu merasa bingung atau tidak yakin setelah melakukan proses rooting.

Jangan khawatir, di bawah ini kami akan memberikan panduan lengkap untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak

  1. Menggunakan Aplikasi Root Checker

Root Checker adalah aplikasi yang dirancang khusus untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak.

Dengan antarmuka yang user-friendly, aplikasi ini akan memberikan informasi detail tentang status rooting ponselmu dalam hitungan detik.

Langkah-langkah menggunakan Root Checker untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak:

  • Mulailah dengan mengunduh aplikasi Root Checker dari Google Play Store.
  • Setelah berhasil terunduh dan terinstal, buka aplikasi tersebut.
  • Kamu akan disambut dengan tampilan awal aplikasi. Klik tombol “Agree” untuk melanjutkan.
  • Pilih opsi “Grant” dan tunggu beberapa saat hingga aplikasi selesai memeriksa.
  • Hasil analisa akan ditampilkan di layar, memberitahumu apakah ponselmu sudah di-root atau belum.
  1. Mengecek Jejak Digital di Ponsel

Setiap ponsel yang telah diroot biasanya akan meninggalkan beberapa jejak digital.

Kamu bisa memeriksa keberadaan aplikasi tertentu yang biasanya terinstal untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak.

Cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak dari jejak digital adalah sebagai berikut:

  • Buka daftar aplikasi di ponselmu.
  • Cari aplikasi seperti KingRoot, SuperSU, atau aplikasi rooting lainnya.
  • Jika kamu menemukan salah satu dari aplikasi tersebut, ini menandakan bahwa ponselmu kemungkinan besar sudah diroot.
  1. Melalui Aplikasi Terminal

Bagi kamu yang lebih teknis, aplikasi Terminal bisa menjadi pilihan untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak.

Aplikasi ini memberikan akses ke perintah-perintah dasar sistem operasi Android.

Langkah-langkah pemeriksaan untuk cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak:

  • Unduh aplikasi Terminal dari Google Play Store atau toko aplikasi lainnya.
  • Setelah terinstal, buka aplikasi Terminal.
  • Perhatikan simbol yang muncul di layar. Jika muncul simbol “#” berarti ponselmu sudah di-root. Namun, jika yang muncul adalah simbol “$”, ini menandakan bahwa ponselmu belum di-root.

Kelebihan dan Kekurangan Root Hp

Kelebihan dan Kekurangan Root Hp

Seperti dua sisi mata uang, rooting memiliki keuntungan dan kerugian. Mari kita selami lebih dalam apa saja yang bisa kamu dapatkan dan apa yang mungkin menjadi tantangan dari proses rooting ini.

Kelebihan Root Hp

Berikut adalah beberapa kelebihan melakukan rooting Hp Android kamu:

  1. Optimalisasi Kinerja Hardware

Salah satu alasan utama banyak orang melakukan rooting adalah untuk meningkatkan performa ponsel mereka. Dengan rooting, kamu bisa melakukan overclock pada hardware ponselmu, mempercepat kinerja dan responsivitasnya.

Kamu hanya perlu mengunduh aplikasi khusus dari internet, dan voila, ponselmu akan berjalan lebih kencang!

  1. Bebas dari Aplikasi Pabrikan

Ketika kamu membeli ponsel baru, seringkali ponsel tersebut sudah dipenuhi dengan aplikasi bawaan yang mungkin tidak kamu butuhkan.

Dengan melakukan rooting, kamu bisa dengan leluasa menghapus aplikasi-aplikasi tersebut, memberikan lebih banyak ruang penyimpanan dan membuat ponselmu lebih ringan.

  1. Kesempatan untuk Custom ROM

Custom ROM memberikan kesempatan bagi kamu untuk merombak tampilan dan fitur Android sesuai dengan keinginanmu. Dengan rooting, kamu bisa menginstal ROM pilihanmu dan memberikan sentuhan personal pada ponselmu.

Kerugian Rooting HP

Tapi tunggu, sebelum kamu terburu-buru untuk melakukan rooting, ada baiknya untuk mengetahui juga sisi lain dari medali ini. Rooting bukan tanpa risiko, dan berikut adalah beberapa kerugian yang mungkin kamu hadapi:

  1. Masalah Suhu Ponsel

Salah satu risiko yang sering dihadapi oleh pengguna yang melakukan rooting adalah ponsel yang cepat panas. Hal ini terjadi karena ponsel bekerja ekstra keras, terutama jika kamu melakukan overclock.

Ponsel yang terlalu panas tidak hanya membuatnya tidak nyaman saat digenggam, tapi juga bisa merusak komponen dalam jangka panjang. Oleh karena itu, selalu monitor suhu ponselmu dan hindari penggunaan berlebihan saat ponsel sedang panas.

  1. Ancaman Keamanan

Keamanan adalah hal yang sangat penting, dan sayangnya, rooting bisa mengurangi tingkat keamanan ponselmu. Ponsel yang telah di-root lebih rentan terhadap serangan virus dan malware.

Selain itu, ada risiko data pribadimu bisa dicuri oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Jadi, jika kamu memutuskan untuk melakukan rooting, pastikan untuk selalu menginstal antivirus dan selalu berhati-hati saat mengunduh aplikasi atau file dari internet.

  1. Kehilangan Garansi

Salah satu kerugian yang mungkin paling disayangkan adalah kehilangan garansi. Hampir semua produsen ponsel tidak memberikan garansi untuk ponsel yang telah di-root.

Jadi, jika ponselmu mengalami kerusakan setelah rooting, kamu harus menanggung biaya perbaikannya sendiri.

  1. Risiko Bootlop

Bootlop adalah kondisi di mana ponsel tidak bisa menyala dengan sempurna. Ini bisa terjadi jika proses rooting atau instalasi Custom ROM gagal.

Meskipun ada solusi untuk mengatasi bootlop, tetapi prosesnya bisa rumit dan memerlukan pengetahuan teknis.

  1. Gangguan pada Aplikasi dan Game

Setelah rooting, mungkin kamu akan menemui beberapa aplikasi atau game yang tidak berjalan dengan baik atau bahkan crash. Hal ini bisa disebabkan oleh ketidakcocokan dengan sistem atau konflik dengan aplikasi lain.

Setelah mengetahui keuntungan dan kerugian Hp yang sudah di root maka kamu harus paham bagaimana cara mengetahui Hp sudah diroot atau tidak.

Informasi mengenai cara mengetahui Hp sudah di root atau tidak sangat penting untuk diketahui, karena Hp yang sudah di root bisa jadi bikin Hp kurang optimal fungsinya. Maka dari itu, kamu harus cermat memilih Hp supaya tidak salah beli.

Di sisi lain bagi yang ingin melakukan root Hp, dimohon untuk berpikir mengenai keuntungan dan kerugian root Hp.

Jika dirasa kerugian yang diterima terlalu besar maka lebih baik untuk tidak melakukan root di Hp kamu demi meminimalisir resiko yang diterima.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like