Runtutan Versi Android Terbaru dan Terlama, Tiap Tahun Ada Update

Runtutan Versi Android Terbaru dan Terlama, Tiap Tahun Ada Update
Runtutan Versi Android Terbaru dan Terlama | Sumber: Androhax

Sistem operasi perangkat mobile Android kini mendominasi pangsa pasar global, menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna.

Beragam versi Android telah dirilis dari terlama hingga versi Android terbaru, masing-masing dengan peningkatan dan inovasi, untuk memenuhi kebutuhan yang terus berkembang.

Di pasar global, Android menguasai 72,26%, sementara IOS hanya mendapatkan 27,03%.

Keberhasilan Android dalam menguasai pasar sebagian besar disebabkan oleh perkembangan versi yang selalu terbarukan.

Versi Android Terlama hingga Versi Android Terbaru

Sudah mengalami beberapa kali pembaharuan, inilah versi-versi dari Android, mulai dari versi Android terlama sampai versi Android terbaru dengan sangat lengkap:

  1. Android 1.0 (Alpha)

Pada 23 September 2008, Google dan OHA (Open Handset Alliance) meluncurkan Android 1.0 dengan kode nama Alpha.

Versi komersial pertama ini dipasangkan pada smartphone HTC dan diluncurkan ke publik. Android 1.0 Alpha menawarkan fitur dasar seperti aplikasi Gmail, Google Talk, YouTube, dan lainnya.

Android Market hadir untuk memudahkan pengunduhan dan pembaruan aplikasi. Browser yang ada memungkinkan pengguna untuk menjelajahi web HTML dan XHTML.

Bar notifikasi, pengaturan nada dering, kecerahan layar, dan nada getar, serta konektivitas WiFi dan Bluetooth, semuanya ada di sini.

  1. Android 1.1 (Beta)

Dirilis pada 9 Februari 2009, Android 1.1 menawarkan perbaikan bug dari versi Alpha, perubahan API, dan penambahan fitur.

Versi Beta ini memungkinkan pengguna untuk mencari rincian dan ulasan lokasi bisnis di Google Maps, menampilkan dan menyembunyikan tombol panggilan, menyimpan lampiran dalam pesan, dan mendukung marquee atau program HTML untuk teks bergerak.

  1. Android 1.5 (Cupcake)

Android 1.5, atau Cupcake, dirilis pada 27 April 2009, menjadi versi pertama yang menggunakan nama makanan pencuci mulut.

Dengan kernel Linux 2.6.27, Cupcake menawarkan perubahan signifikan pada tampilan UI, dukungan keyboard virtual pihak ketiga, kemampuan untuk menampilkan Widget, memutar dan merekam video, pairing Bluetooth audio, dan banyak lagi.

  1. Android 1.6 (Donut)

Donut, atau Android 1.6, dirilis pada 15 September 2009, berdasarkan kernel Linux 2.6.29.

Versi Android terbaru di tahun tersebut menambahkan fitur seperti pencarian teks dan suara yang ditingkatkan, cuplikan aplikasi di Android Market, dan dukungan mesin sintetis multi-bahasa.

Donut juga mengintegrasikan kamera dan galeri untuk akses yang lebih cepat, serta mendukung perangkat dengan resolusi layar WVGA.

  1. Android 2.0 – 2.1 (Eclair)

Eclair, versi Android yang dirilis dengan kernel Linux 2.6.29, menawarkan peningkatan signifikan dalam sinkronisasi akun.

Pada versi Android terbaru di tahun tersebut, kamu bisa menambahkan akun Email dan kontak telepon dengan lebih mudah. Dukungan Bluetooth 2.1 juga telah ditambahkan.

Eclair membawa inovasi dalam fitur kamera, termasuk Flash, Zoom Digital, dan mode makro.

Android Eclair fokus pada optimalisasi kecepatan perangkat lunak dan perubahan tampilan antarmuka (UI).

Tampilan UI kini lebih fleksibel untuk layar dan resolusi yang lebih besar, dan fitur MotionEvent yang ditingkatkan memungkinkan pelacakan aktivitas multi-touch yang lebih akurat pada layar sentuh.

Baca Juga: 25+ Game PC yang Ada di Android: Dijamin Tak Kalah Seru!

  1. Android 2.2 (Frozen Yoghurt – Froyo)

Versi Android terbaru 2.2, yang dikenal sebagai Frozen Yoghurt, berbasis kernel Linux 2.6.32.

Versi Android terbaru dari Froyo membawa peningkatan dalam fungsi USB Tethering dan WiFi Hotspot, serta memberikan opsi untuk mengontrol akses data pada jaringan seluler.

Fitur otomatis update pada Android Market juga menjadi tambahan yang berguna.

Android Froyo menawarkan inovasi dengan dukungan Bluetooth di mobil, kemampuan menampilkan animasi GIF, dan upload file melalui aplikasi browser.

Dukungan pemasangan aplikasi pada penyimpanan eksternal dan dukungan Adobe Flash juga menjadi bagian dari versi ini.

  1. Android 2.3 (Gingerbread)

Android 2.3, atau Gingerbread, menjadi tonggak di mana smartphone ber-OS Android semakin populer.

Dirilis pada 6 Desember 2010, versi Android terbaru di tahun tersebut menawarkan desain antarmuka yang lebih efisien dan sederhana, serta peningkatan performa.

Gingerbread juga menambahkan dukungan untuk telepon internet (VoIP), NFC, multikamera, serta sensor Giroskop dan Barometer.

Peningkatan manajemen daya dalam mengelola aplikasi yang beroperasi terlalu lama juga menjadi salah satu fitur unggulan.

  1. Android 3.0 – 3.2 (Honeycomb)

Dirilis khusus untuk perangkat tablet, Android Honeycomb menghadirkan antarmuka pengguna virtual yang intuitif.

Fitur System Bar memberikan akses cepat ke notifikasi, status, dan navigasi, sementara fitur Recent Apps memungkinkan kamu melihat aplikasi yang sedang berjalan.

Desain ulang keyboard memudahkan pengetikan di layar besar, dan dukungan prosesor multi-core serta enkripsi data menjadi tambahan yang berharga.

  1. Android 4.0 Ice Cream Sandwich (2011)

Ice Cream Sandwich mengintegrasikan tombol navigasi dari Honeycomb, memungkinkan kustomisasi Launcher, dan pemisahan widget untuk tampilan yang lebih rapi.

Kamu bisa screenshot layar dengan kombinasi tombol, dan fitur pengenal wajah memungkinkan membuka kunci layar menggunakan wajah pada versi Android terbaru di tahun tersebut.

Fitur pengaturan pemakaian data dan penghentian aplikasi yang menghabiskan kuota juga menjadi bagian dari versi ini.

  1. Android 4.1/4.2/4.3 Jelly Bean (2012-2013)

Jelly Bean, dirilis oleh Google pada 27 Juni 2012, membawa peningkatan signifikan dalam fungsi dan kinerja antarmuka pengguna pada versi Android terbaru di tahun tersebut.

Dukungan frame rate hingga 60 fps membuat tampilan UI lebih halus, dan manajemen waktu vsync pada animasi UI oleh framework Android menampilkan efek sentuhan yang lebih nyaman.

Kamu bisa mematikan notifikasi aplikasi tertentu, mengkustomisasi tata letak antarmuka, dan mengatur ukuran shortcut dan widget.

Peningkatan pencarian suara dan aplikasi kamera juga menjadi bagian dari inovasi yang dihadirkan oleh versi Android Jelly Bean.

  1. Android 4.4 KitKat (2013)

Diluncurkan pada tanggal 3 September 2013, Android 4.4 KitKat awalnya diberi nama Key Lime Pie. Namun, untuk menjangkau lebih banyak orang, versi Android terbaru di tahun tersebut diubah menjadi KitKat.

Tampilan dari versi ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan seri sebelumnya. Ketika layar terkunci, kamu bisa menikmati gambar album saat memutar music.

Selain itu, saat membaca e-book, kamu bisa mengubah tampilan menjadi full screen, menyembunyikan semua bar notifikasi agar buku terlihat lebih utuh.

Performa sistem juga meningkat, layar sentuh merespon lebih cepat, dan aplikasi telepon memiliki fitur untuk memprioritaskan kontak berdasarkan frekuensi komunikasi.

Baca Juga: 4 Cara Mengembalikan Akun WhatsApp yang Terhapus, Mudah dan Ampuh

  1. Android 5.0/5.1 Lollipop (2014-2015)

Android 5.0 Lollipop, juga dikenal sebagai Android L, dirilis pada 25 Juni 2014.

Mengusung desain antarmuka yang diberi nama “Material Design,” tampilannya menampilkan grid, animasi, dan transisi yang responsif, ditambah efek pencahayaan dan bayangan untuk menambah daya tarik versi Android terbaru di tahun tersebut.

Lollipop juga menghadirkan Project Volta yang membantu meningkatkan daya tahan baterai hingga 30% lebih lama, serta fitur Factory Reset Protection yang melindungi perangkat dari reset ulang tanpa user dan password Google.

  1. Android 6.0 Marshmallow (2015)

Android Marshmallow menawarkan tampilan yang didesain ulang. Saat aplikasi diinstal, kamu memiliki kontrol penuh untuk memberikan atau menolak izin akses.

Versi Android terbaru di Marshmallow juga mengenalkan skema manajemen daya bernama doze yang mengurangi aktivitas aplikasi di latar belakang untuk menghemat baterai dan kuota.

Fitur pengenalan sidik jari juga hadir untuk membuka kunci layar dan otentikasi Play Store.

  1. Android 7.0/7.1 Nougat (2016)

Android Nougat, atau Android N, adalah rilis besar dari Google yang dirilis dalam mode preview pada 9 Maret 2016.

Versi Android terbaru di tahun tersebut memungkinkan perangkat yang mendukung untuk meningkatkan versi Android secara Over The Air (OTA).

Fitur menarik lainnya termasuk kalibrasi warna, layar zoom, dan beralih aplikasi dengan tekan tombol Recent Apps. Kamu juga bisa menghapus semua aplikasi di Recent Apps.

  1. Android 8.0/8.1 Oreo (2017)

Android 8.0 Oreo, dirilis pada Agustus 2017, menghadirkan Project Treble yang memudahkan pembuat hardware untuk menghadirkan pembaruan pada versi Android terbaru di tahun tersebut.

Oreo juga menawarkan opsi untuk menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dikenal dan diklaim memiliki kinerja 2x lebih cepat dibanding OS Nougat.

Fitur Google Play Protect juga hadir untuk mengamankan aplikasi di toko aplikasi.

  1. Android 9.0 Pie (2018)

Dirilis pertama kali pada 6 Agustus 2018, Android 9 Pie menghadirkan fitur Adaptive Battery yang mengatur pola daya dan aktivitas aplikasi yang menguras baterai.

Fitur Adaptive Brightness juga hadir untuk mengatur kecerahan layar pada versi Android terbaru di tahun tersebut.

Selain itu, kamu bisa menikmati fitur gesture untuk berpindah aplikasi dan dashboard khusus untuk mengetahui aplikasi yang paling sering digunakan.

  1. Android 10 (2019)

Android 10, yang dirilis pada 3 September 2019, mengubah tradisi penamaan Android dengan tidak lagi menggunakan nama makanan manis.

Meski demikian, secara internal versi Android terbaru di tahun tersebut diberi julukan Android Quince Tart.

Fitur menarik dari versi ini adalah Teks Otomatis yang bisa memberi teks pada video atau podcast yang direkam tanpa harus terhubung ke WiFi atau data seluler.

Kamu juga mendapat saran untuk balas pesan dan tindakan aplikasi langsung dari bar notifikasi.

  1. Android 11 (2020)

Android 11, yang merupakan urutan ke-17 dalam seri sistem operasi Android, diperkenalkan pada publik dengan nama kode makanan Red Velvet Cake.

Peluncuran resmi versi Android terbaru ini terjadi pada tanggal 8 September 2020.

Salah satu keunggulan dari Android 11 adalah kemampuan untuk mengelompokkan aplikasi berdasarkan status notifikasi, seperti menggabungkan semua aplikasi pesan dalam notifikasi yang disebut Conversation.

Fitur Balon dalam Android 11 memungkinkan kamu untuk melanjutkan percakapan tanpa harus meninggalkan aplikasi yang sedang kamu gunakan.

Dengan kata lain, akses chat menjadi lebih fleksibel dan mudah diakses kapan saja, di mana saja.

Selain itu, Android 11 juga menyediakan fitur perekam layar bawaan, serta fitur izin satu kali yang memberikan kontrol lebih kepada pengguna terhadap aplikasi yang meminta akses.

  1. Android 12 (2021)

Menyusul tradisi penamaan berdasarkan makanan manis, Android 12 diberi nama Snow Cone.

Versi Android terbaru ini diluncurkan pada tanggal 4 Oktober 2021, dan menjadi perhatian karena update besar pada Desain Material, yang dikenal dengan sebutan “Material You.”

Android 12 memiliki kemampuan untuk secara otomatis menghasilkan tema warna yang sesuai dengan wallpaper pengguna, memberikan tampilan yang lebih personal dan menyatu.

Fitur lain yang menarik adalah kemampuan untuk mengambil screenshot tampilan web secara utuh atau bergulir, serta opsi untuk mencegah aplikasi mengakses kamera dan mikrofon melalui pengaturan cepat.

  1. Android 13 (2022)

Diperkenalkan pada Februari 2022, Android 13 menjadi versi terbaru dari sistem operasi Android, hanya 4 bulan setelah peluncuran Android 12.

Versi ini menekankan pada penyempurnaan fitur yang ada pada Android 12L, dengan peningkatan signifikan pada aspek privasi, keamanan, dan optimalisasi antarmuka pengguna (UI).

Salah satu inovasi dalam Android 13 adalah pemilih foto baru yang memberikan kontrol lebih kepada pengguna dalam mengatur foto atau video yang bisa dibagikan dengan aplikasi.

Tidak hanya itu, kamu juga bisa menyesuaikan ikon aplikasi sehingga warnanya selaras dengan tema atau wallpaper yang kamu gunakan, menciptakan tampilan yang lebih harmonis dan menyenangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You might also like